%0 Thesis %9 Masters/Tesis %A Zaimil, Roza %A Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, %B Pendidikan Matematika Pascasarjana FMIPA UNP %D 2011 %F repounp:35829 %I Universitas Negeri Padang %T Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X.4 SMA Negeri 9 Padang Melalui Pembelajaran Kooperatif Teknik DTDT dengan LKS yang Konstruktif %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35829/ %X Hasil belajar matematika siswa di SMA Negeri 9 Padang belum memuaskan. Dari pengalaman peneliti selama ini, siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep, menalar dan mengomunikasi serta memecahkan masalah yang berkaitan dengan persamaan, fungsi dan pertidaksamaan kuadrat. Hal ini disebabkan kurang variatifnya model pembelajaran yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa melalui pembelajaran kooperatif teknik DTDT dengan LKS yang konstruktif pada pokok bahasan persamaan, fungsi, dan pertidaksamaan kuadrat. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah pembelajaran kooperatif teknik DTDT dengan LKS yang konstruktif dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa kelas X.4 SMA Negeri 9 Padang? Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan,tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X.4 dengan jumlah siswa 36 orang. Data pada penelitian ini dikumpulkan melalui lembar observasi dan tes hasil belajar matematika. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif teknik DTDT dengan LKS yang konstruktif pada materi persamaan, fungsi, dan pertidaksamaan kuadrat dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa di kelas X.4 SMA Negeri 9 Padang. Aktivitas siswa bertanya kepada teman, siswa bertanya kepada guru, dan menanggapi hasil kerja kelompok lain mencapai kategori baik. Aktivitas siswa memberikan penjelasan kepada teman, memberikan dorongan dan motivasi pada teman, dan mengerjakan soal latihan bersama-sama mencapai kategori sangat baik. Hasil belajar matematika yang diperoleh siswa pada akhir penelitian untuk pemahaman konsep persentase ketuntasan berdasarkan KKM mencapai 97%, kemampuan pemecahan masalah mencapai 76%, dan kemampuan penalaran dan komunikasi mencapai 92%. Dari hasil pengumpulan data penelitian tindakan kelas, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif teknik DTDT dengan LKS yang konstruktif dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa kelas X.4 SMA Negeri 9 Padang.