@phdthesis{repounp35824, title = {Peningkatan Pembelajaran IPA Melalui Pendekatan Kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) Pada Siswa Kelas V SD Negeri 05 Sawahan Kecamatan Padang Timur}, year = {2011}, school = {Universitas Negeri Padang}, month = {February}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35824/}, author = {Sukmawati, Ertace}, abstract = {Berdasarkan pengamatan dan hasil observasi yang peneliti lakukan di SD 05 Sawahan Kecamatan Padang Timur Kota Padang, menunjukkan bahwa pembelajaran IPA di Kelas V masih dilaksanakan secara konvensional. Hal ini dapat dikatakan karena guru masih mendominasi pembelajaran dengan menggunakan metode ceramah, sementara siswa hanya menerima informasi dari guru.Kenyataan ini menunjukan bahwa pembelajaran hanya berlangsung dua arah, yaitu dari guru sebagai pemberi informasi dan siswa sebagai penerima informasi.Menyikapi kenyataan diatas, perlu kiranya diadakan penelitian tindakan kelas ( PTK ). PTK bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran di suatu kelas, yang pada akhirnya dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas tersebut khususnya dalam pembelajaran IPA. Dalam hal ini model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division ( STAD ) merupakan salah satu model pembelajaran yang sangat efektif dan efesien untuk dikembangkan Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Proses penelitian ini merupakan proses daur ulang atau siklus yang dimulai dari aspek mengembangkan perencanaan, melakukan tindakan , melakukan pengamatan terhadap tindakan dan melakukan refleksi atau perenungan terhadap perencanaan , kegiatan tindakan dan kesuksesan hasil yang diperoleh. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus , dimana masingmasing siklus terdiri atas dua kali pertemuan. Hasil penelitian yang dilaksanakan dalam dua siklus menunjukkan adanya peningkatan pembelajaran IPA dengan menggunakan pendekatan kooperatif tipe STAD . Melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD siswa dapat belajar dalam kelompok yang heterogen untuk mendapat berbagai informasi . Sehingga guru tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi berperan sebagai fasilitator dalam proses pembelajaran . Jika dilihat dari hasil belajar IPA yang diperoleh siswa pada masing- masing siklus, maka pada siklus I nilai ketuntasan belajar yang diperoleh dari 16 orang siswa adalah 53,3\% , Sedangkan pada siklus II nilai ketuntasan belajar yang diperoleh 27 orang siswa, terjadi peningkatan yang sangat baik, dimana nilai ketuntasan belajar yang diperoleh sudah mencapai 90 \% . Dengan demikian , dapat dikatakan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan pembelajaran sekaligus hasil belajar IPA di kelas V SD Negeri 05 Sawahan Kecamatan Padang Timur Kota Padang.} }