@mastersthesis{repounp35790, title = {Pengembangan Modul Biologi Bermuatan Pendidikan Karakter pada Materi Sistem Reproduksi Manusia Kelas XI SMA}, year = {2013}, school = {Universitas Negeri Padang}, month = {October}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35790/}, author = {Afriadi, Roni}, abstract = {Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak terkontrol mengakibatkan terjadinya krisis moral pada siswa usia sekolah seperti seks bebas.Selain itu, siswa kurang memahami kesehatan organ sistem reproduksi dalam kehidupan sehari-hari seperti menjaga kesehatan organ reproduksi. Untuk itu, pada pembelajaran biologi materi sistem reproduksi manusia, siswa diarahkan pada pembentukan karakter (moral) dan pemahanamn pentingnya menjaga kesehatan organ sistem reproduksi dalam kehidupan sehari-hari. Perlu dikembangkan bahan ajar berupa modul bermuatan pendidikan karakter yang dapat digunakan oleh siswa. Belajar dengan modul, siswa dapat pemahaman materi dan juga memahami pendidikan karakter untuk diaplikasikan dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul bermuatan pendidikan karakter yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (developmental research). Penelitian ini menggunakan model 4D (four-D models). Pengembangan model four-D terdiri dari 4 tahap utama yaitu: 1) define (pendefinisian), 2) design (perancangan), 3) develop (pengembangan), dan 4) dessiminate (penyebaran).Pengembangan ini hanya sampai tahap develop (pengembangan), sedangkan dessiminate (penyebaran) tidak dilakukan. Subjek uji coba modul berkarakter pada materi Sistem Reproduksi Manusia adalah kelas XI IPA SMA N 2 Padang.Kriteria pemilihan sekolah uji coba adalah kondisi siswa yang sesuai dengan kebutuhan peneliti dimana sekolah tersebut belum pernah menggunakan mudul bermuatan pendidikan karakter. Dihasilkan modul bermuatan pendidikan karakter pada materi sistem reproduksi manusia kelas XI SMA yang cukup valid, praktis dan efektif. Hasil pengembangan valitiditas modul dengan tingkat pencapaian 78,70\% dan modul dapat dikategorikan cukup valid untuk digunakan. Nilai praktikalitas modul oleh guru dengan tingkat pencapaian 87\% dan modul dapat dikategorikan praktis. Nilai praktikalitas oleh siswa dengan tingkat pencapaian 86,76\% dan modul dapat dikategorikan praktis untuk digunakan dalam pross pembelajaran. Dari lima kategori aktivitas siswa yang diamati diperoleh tingkat pencapaian sebesar 74,4\%, berarti siswa tersebut aktif dalam proses pembelajaran. Hasil belajar siswa mencapai 92\% dinyakan tuntas, berarti banyak siswa menjawab benar soal tes. Dengan demikian modul biologi Bermuatan Pendidikan karakter praktis dan efektif.} }