%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Ma’arij, Muh. Fatkhul %A Universitas Negeri Padang, %B Teknologi Pendidikan Pascasarjana UNP %D 2010 %F repounp:35764 %I Universitas Negeri Padang %T Pengaruh Metode Pembelajaran Eksperimen, Menggunakan Compact Disc-Interaktif (CD-1) pada Siswa Berpengetahuan Awal Berbeda terhadap Hasil Belajar Fisika %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35764/ %X Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Padang Enam Lingkung, Padang Pariaman. Umumnya, siswa tidak kenal bagaimana memakai peralatan laboratorium untuk membuktikan hukum-hukum alam, mereka belajar fisika banyak hanya menghafal rumus-rumus fisika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui; (1) perbedaan hasil belajar siswa pada mata pelajaran fisika dengan menggunakan metode eksperimen (praktikum) dan metode demonstrasi. ;(2) perbedaan hasil belajar siswa pada mata pelajaran fisika yang berpengetahuan awal tinggi yang diajar dengan metode pembelajaran eksperimen dan hasil belajar siswa yang berpengetahuan awal tinggi yang diajar dengan metode demonstrasi ;(3) perbedaan hasil belajar siswa pada mata pelajaran fisika yang berpengetahuan awal rendah yang diajar dengan metode eksperimen dan hasil belajar siswa yang berpengetahuan awal rendah yang diajar dengan metode demonstrasi ;(4) interaksi antara metode pembelajaran dengan pengetahuan awal terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran fisika. Pendekatan quasi eksperimen dengan desain penelitian Treatment by Bloc, dipakai dalam penelitian ini. Populasi penelitian adalah siswa kelas XII IPA SMAN I Enam Lingkung Padang Pariaman. Sampel penelitian diambil dengan teknik Cluster Random Sampling, sehingga diperoleh siswa kelas XII IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XII IPA 2 sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan dianalisa dengan uji-t dan ANOVA. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan, terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang diajar dengan metode eksperimen dengan siswa yang diajar dengan metode demonstrasi, meski sama-sama menggunakan (CD-I). Hal ini juga dapat digeneralisasikan pada siswa yang berpengetahuan awal rendah lebih tinggi hasil belajarnya mengunakan metode eksperimen dan begitu juga dengan siswa berpengetahuan awal tinggi yang diajar dengan metode eksperimen lebih tinggi hasil belajarnya dibandingkan dengan yang diajar menggunakan metode demonstrasi. Selanjutnya tidak ada interaksi antara metode pembelajaran dengan pengetahuan awal terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran fisika di SMA Negeri 1 Enam Lingkung. Implikasinya adalah pemberian metode eksperimen dapat dipakai untuk meningkatkan pembelajaran fisika siswa.