%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Martalinda, Selvi %A FT UNP, %B Pendidikan Kesejahteraan Keluarga FT UNP %D 2013 %F repounp:35747 %I Universitas Negeri Padang %T Pengaruh Mordan Air Kelapa pada Pencelupan Bahan Katun Menggunakan Ekstrak Umbi Temulawak (Curcuma Xanthorriza Roxb). %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35747/ %X Tujuan penelitian ini adalah: untuk mengungkapkan pengaruh penggunaan mordan air kelapa terhadap warna/hue, gelap terang warna/value, dan kerataan warna yang dihasilkan pada pencelupan bahan katun menggunakan ekstrak umbi temulawak (Curcuma Xanthorriza Roxb). Berdasarkan uji pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti bahwa temulawak menghasilkan warna kuning dengan penambahan mordan air kelapa maka dihasilkan warna yang berbeda. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Variabel X adalah umbi temulawak (Curcuma Xanthorriza Roxb) yang dicelup dengan bahan katun. Variabel X1 adalah pencelupan tanpa menggunakan mordan air kelapa, X2 adalah pencelupan menggunakan mordan air kelapa. Serta variabel Yperbedaan hasil celupan yang meliputi: Y1 perbedaan warna/ hue hasil celupan, Y2 perbedaan gelap terang warna /value, dan Y3 adalah perbedaan kerataan warna. Jenis data yang digunakan adalah data primer. Sumber data dalam penelitian adalah 15 orang responden. Teknik analisa data yang terkumpul diolah dan disusun, kemudian dianalisa dengan menggunakan perbandingan 2 variabel bebas (uji t). Kemudian diolah menggunakan program SPSS 15. Dari hasil analisa data tentang warna (hue) diperoleh warna gold untuk pencelupan tanpa menggunakan mordan, dan yellow untuk pencelupan menggunakan mordan air kelapa.Hasil pengujian hipotesis pencelupan bahan katun menggunakan ekstrak umbi temulawak (Curcuma Xanthorriza Roxb) menggunakan mordan air kelapa untuk penilaian warna/hue dimana thitung< ttabel (1,825< 2,145), maka H0diterima, artinya tidak terdapat perbedaan/variasi warna akibat pengaruh mordan air kelapa.Untuk penilaian gelap terang warna (value) di mana thitung> ttabel (4.026>2.145), maka H0ditolak, artinya terdapat perbedaan/ variasi gelap terang warna akibat pengaruh mordan air kelapa. Sedangkan uji hipotesis untuk penilaian kerataan warna adalah thitung< ttabel (1,871< 2,145), maka H0diterima, artinya tidak terdapat perbedaan/variasi kerataan warna akibat pengaruh mordan air kelapa