TY - UNPB TI - Penggunaan Metode Multisensori dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan (Classroom Action Research) pada Anak Tunagrahita Ringan Kelas D2 di SLB Negeri 2 Padang) N2 - Penelitian ini dilatarbelakangi dari ditemuinya anak tungrahita ringan kelas D/2 yang belum bisa membaca permulaan terutama membaca kata benda, baik yang terdiri dari satu suku kata, dua suku kata dan tiga suku kata. Kemampuan untuk membaca ada, pendengaran bagus, penglihatan bagus, organ artikulasi tidak ada masalah. Tapi anak bila diperlihatkan huruf-huruf, dia tidak bisa membacanya. Hal ini disebabkan karena metode yang digunakan guru belum mampu untuk meningkatkan kemampuan membaca anak. Dengan demikian, pada penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan (membaca kata benda) yang terdiri dari satu suku kata, dua suku kata dan tiga suku kata pada anak tunagrahita ringan kelas D/2 melalu metode multisensori. Jenis penelitian yang digunakan adalah tindakan kelas (classroom action research) yang dilakukan dalam bentuk kolaborasi dengan guru kelas pada tiga orang subjek penelitian yaitu anak tunagrahita ringan kelas D.2 SLB Negeri 2 Padang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) proses pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan bagi anak tunagrahita sedang dengan metode multisensori yaitu dengan melibatkan indera penglihatan, indera pendengaran, indera perabaan dan gerak anak dalam membaca kata. 2) Hasilnya menunjukkan bahwa pada siklus I sampai tujuh kali pertemuan MR memperoleh nilai (86.1), WT memperoleh nilai (69.4) dan YL nilainya masih (63.9). Sedangkan siklus II juga dilakukan tiga kali pertemuan, kemampuan membaca membaca kata dengan satu, dua dan tiga suku kata MR memperoleh nilai (100), WT memperoleh nilai (94.4) dan YL memperoleh nilai (91.6786.1). Ini membuktikan bahwa telah terjadi peningkatan kemampuan membaca permulaan bagi anak tunagrahita ringan. Hal ini terlihat pada MR yang bernilai (100) telah bisa kata benda dengan satu, dua dan tiga suku kata dengan baik dan benar. Dari hasil penyajian data dapat disimpulkan bahwa menggunakan metode multisensory dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak tunagrahita ringan kelas D/2. Dengan demikian, dapat disarankan pada sekolah, guru dan peneliti selanjutnya untuk dapat menggunakan metode multisensory untuk meningkatkan membaca anak. M1 - Skripsi UR - https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35718/ N1 - Unpublished A1 - Ernida, Ernida PB - Universitas Negeri Padang AV - public Y1 - 2011/05// ID - repounp35718 ER -