@phdthesis{repounp35679, title = {Peningkatan Keterampilan Bercerita Siswa Kelas VII SMPN 2 IX Koto Sungai Lasi melalui Teknik Permainan Let's Tell A Story}, year = {2013}, school = {Universitas Negeri Padang}, month = {August}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35679/}, author = {Santika, Selvi Yasni}, abstract = {Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa faktor yakni sebagai berikut. (1) siswa tidak kuat mental untuk bercerita, sehingga waktu disuruh bercerita mereka gugup; (2) siswa pada umumnya masih banyak menggunakan bahasa ibu (bahasa pertama) dalam bercerita; (3) pada saat siswa diminta bercerita ke depan kelas, kata yang diucapkan masih sering tersendat-sendat atau diulang-ulang karena seringkali siswa tidak punya ide, malu, dan grogi; (4) pembelajaran bercerita juga dilakukan secara tidak serius dan dianggap sebagai bagian sepele yang sering dilakukan siapa saja. Padahal pada kenyataannya di lapangan, masih banyak siswa yang kurang mampu mengekspresikan diri melalui kegiatan bercerita. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil Peningkatan Keterampilan Bercerita Siswa Kelas VII SMPN 2 IX Koto Sungai Lasi melalui Teknik Permainan Let's Tell A Story. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian tindakan kelas yang meliputi: (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) pengobservasian hasil tindakan, dan (4) refleksi. Penelitian tindakan ini dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu sklus 1 dan siklus 2. Siklus 2 dilaksanakan berdasarkan hasil evaluasi pada siklus 1. Data kualitatif diperoleh melalui lembar observasi an catatan lapangan. Data kuantitatif diperoleh melalui tes keterampilan bercerita dan angket respon siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan tiga hal berikut. Pertama, secara kualitatif terdapat peningkatan pada proses pembelajaran keterampilan bercerita siswa kelas VII SMPN 2 IX Koto Sungai Lasi melalui teknik permainan let's tell a story. Kedua, secara kuantitatif terdapat peningkatan hasil keterampilan bercerita siswa kelas VII SMPN 2 IX Koto Sungai Lasi melalui teknik permainan let's tell a story. Ketiga, penerapan teknik permainan let's tell a story dapat meningkatkan proses dan hasil pembelajaran keterampilan bercerita kelas VII SMPN 2 IX Koto Sungai Lasi.peningkatan tersebut terlihat dari perolehan nilai rata-rata tes siswa yang mengalami peningkatan. Pada prasiklus nilai rata-rata keterampilan bercerita siswa adalah 51,46 dengan kualifikasi hampir cukup. Pada siklus I setelah menggunakan teknik permainan let's tell a story meningkat menjadi 63,46 dengan kualifikasi cukup, dan pada siklus II juga mengalami peningkatan 85,14 dengan kualifikasi baik.} }