%0 Thesis %9 Masters/Tesis %A Rahmi, Yonita %A Program Pasca Sarjana, %B Pdd. BIOLOGI PPs UNP %D 2015 %F repounp:35601 %I Universitas Negeri padang %K PERANGKAT PEMBELAJARAN BIOLOGI, PROBLEM BASED LEARNING %T Pengembangan Perangkat Pembelajaran Biologi Berorientasi Problem Based Learning pada Materi Jamur untuk Sekolah Menengah Atas %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35601/ %X Materi jamur memuat berbagai permasalahan yang dapat diamati peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menghendaki peserta didik untuk mengembangkan kemampuan analisis dalam pemecahan masalah. Untuk menunjang hal tersebut dibutuhkan pembelajaran yang tepat sasaran. Pembelajaran yang baik memiliki perencanaan yang matang sehingga tujuan pembelajaran tercapai. Namun, pada kenyataannya guru-guru terkendala dalam menyusun perangkat pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013, termasuk perangkat pembelajaran pada materi jamur. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan perangkat pembelajaran biologi berorientasi Problem Based Learning pada materi jamur yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan Plomp yang terdiri atas fase investigasi awal, fase pengembangan atau pembuatan prototipe, dan fase penilaian. Pada fase investigasi awal dilakukan analisis kebutuhan, analisis kurikulum, analisis peserta didik, dan analisis materi terkait permasalahan dalam pembelajaran biologi. Pada fase pengembangan atau pembuatan prototipe dilakukan perancangan RPP, handout, LKS, dan alat evaluasi yang selanjutnya divalidasi oleh ahli. Fase penilaian dilakukan uji praktikalitas dan uji efektivitas secara terbatas. Data praktikalitas diperoleh dari lembar keterlaksanaan RPP, angket praktikalitas oleh guru dan angket praktikalitas oleh peserta didik. Data efektivitas diperoleh dari pengamatan aktivitas, motivasi, dan hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran biologi yang dikembangkan telah valid dan praktis. Hasil pengamatan aktivitas dan motivasi peserta didik tergolong sangat tinggi. Hasil belajar peserta didik pada kompetensi kognitif, afektif, dan psikomotor tergolong efektif.