%0 Thesis %9 Masters/Tesis %A Resmi, Yolandri Citra %A Program Pasca Sarjana, %B Pdd. Fisika PPs UNP %D 2015 %F repounp:35588 %I Universitas Negeri padang %K PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA %T Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Berbasis Masalah dengan Pendekatan Probing Promting Learning pada Materi Optika Geometri dan Alat Optik %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35588/ %X Perangkat pembelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam pembelajaran. Pada kurikulum 2013, peserta didik dituntut untuk aktif dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi terlihat proses pembelajaran yang ada kurang terlaksana dengan baik, karena peserta didik hanya mendengar apa yang diberikan oleh guru. Selain itu bahan ajar yang digunakan guru dan peserta didik yang disediakan oleh pemerintah belum bisa digunakan dengan baik. Hal ini mengindikasikan bahwa perangkat pembelajaran belum berkualitas. Untuk mengatasi masalah tersebut maka dikembangkanlah perangkat pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan probing-promting learning. Tujuan penelitian adalah mengembangkan perangkat pembelajaran fisika berbasis masalah dengan pendekatan probing promting learning pada materi optika geometri dan alat optik. Jenis penelitian adalah penelitian dan pengembangan dengan model 4-D. Pada tahap pertama yakni tahap defineyang terdiri analisis awal-akhir, analisis peserta didik, analisis materi, analisis tugas, dan analisis tujuan instruksional. Pada tahap kedua yakni tahap designyang terdiri dari penyusunan tes acuan berkriteria, pemilihan media, pemilihan format, dan perancangan. Pada tahap ketiga yaitu developyang terdiri dari pengembangan dan uji coba perangkat. Pada tahap keempat yakni disseminate. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar analisis, angket, lembar wawancara, angket validasi, lembar keterlaksanaan, angket kepraktisan, tes, dan lembar penilaian. Teknik analisis data pada angket menggunakan skala likert, kriteria tanggapan, dan persamaan. Hasil penelitian tahap definepada analisis awal-akhir diperoleh kompetensi yang harus dimiliki peserta didik. Hasil analisis peserta didik diperoleh sikap yang belum dimiliki. Hasil analisis materi diperoleh materi optika geometri dan alat optik secara umum terdiri dari prinsip. Hasil analisis tugas diperoleh keterampilan memecahkan peserta didik masih lemah. Hasil analisis tujuan instruksional diperoleh tujuan pembelajaran. Hasil tahap designtahap penyusunan tes berkriteria diperoleh instrumen validasi. Hasil pemilihan media diperoleh media cermin, lup, kaca plan paralel, mikroskop, video, dan ICT. Hasil pemilihan format yaitu berbasis pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan probing- promting learning. Hasil perancangan diperolehprototype perangkat pembelajaran. Hasil tahap validasi perangkat dihasilkan bahwa perangkat dalam kategori sangat valid. Hasil uji coba perangkat diperoleh perangkat pembelajaran efektif. Hasil tahap penyebaran perangkat pembelajaran dapat terlaksana dengan baik. Dengan demikian penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran fisika berbasis masalah dengan pendekatan probing-promting learning pada materi optika geometri dan alat optik dengan kriteria sangat valid, praktis, dan efektif