@phdthesis{repounp35548, title = {Hubungan antara Dukungan Sosial dengan Subjective Well-Being (SWB) pada Pasien Diabetes Mellitus (DM) di RSUP Dr M Djamil Padang}, year = {2009}, school = {Universitas Negeri Padang}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35548/}, author = {Fauziah, Fauziah}, abstract = {Diabetes Mellitus (DM) termasuk penyebab kematian tertinggi di dunia, selain jantung dan kanker. Pasien DM di Sumatera Barat semakin lama semakin bertambah, namun belum menjadi skala prioritas bagi pemerintah dan dokter. Hal ini terlihat dari kurangnya dokter sub spesialis DM dan data dinas kesehatan. Padahal DM merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan mudah terjadi komplikasi. Dari pernyataan tersebut terlihat kurangnya dukungan dari lingkungan sosial penderita DM. Oleh karena itu peneliti tertarik meneliti hubungan antara dukungan sosial dan subjective well-being pada pasien diabetes mellitus di RSUP DR M Djamil Padang. Sampel pada penelitian ini adalah pasien DM yang ada di RSUP DR M Djamil Padang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Setelah dilakukan teknik pengambilan sampel akhirnya peneliti mengambil sampel sebanyak 39 orang. Penelitian ini menggunakan skala dukungan sosial dan skala subjective well-being. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data Product Momen Correlation Coefisien oleh Pearson. Hasil uji korelasi diperoleh koefisien korelasi sebesar r = 0,349, p = 0,029 (p{\ensuremath{<}}0,05). Berdasakan hasil besarnya koefisien korelasi yang diperoleh maka terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial dengan subjective well-being. Artinya semakin tinggi dukungan sosial maka ada kecenderungan semakin meningkat subjective well-being pada pasien DM. Sebaliknya, semakin rendah dukungan sosial maka semakin menurun subjective well-being pada pasien DM.} }