%0 Thesis %9 Masters/Tesis %A Fauzan, Ahmad %A Universitas Negeri Padang, %B Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan S2 UNP %D 2014 %F repounp:35547 %I Universitas Negeri Padang %K PEMBERDAYAAN BERPIKIR, MOTIVASI BELAJAR %T Pengaruh Pemberdayaan Berpikir melalui Pertanyaan (PBMP) dalam Kooperatif Think Pair Share (TPS) dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Kewarganegaraan pada Siswa Kelas XI IPS MAN Model Jambi %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35547/ %X Penelitian ini berawal dari rendahnya hasil belajar siswa, seperti yang terjadi pada kelas XI IPS MAN Model Jambi. Hal ini disebabkan antara lain karena siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran, dan cenderung menunggu penjelasan dari guru. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran Pemberdayaan Berpikir Melalui Pertanyaan (PBMP) dengan Kooperatif Think Pair Share (TPS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Pemberdayaan Berpikir Melalui Pertanyaan (PBMP) dengan Kooperatif Think Pair Share (TPS) dan motivasi belajar terhadap hasil belajar Kewarganegaraan. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperiment. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS MAN Model Jambi. Sedangkan yang menjadi sampel pada penelitian ini adalah kelas XI IPS4 dan kelas XI IPS2. Siswa kelas XI IPS4 MAN Model Jambi sebagai kelas eksperimen yang diajarkan dengan model pembelajaran Pemberdayaan Berpikir Melalui Pertanyaan (PBMP) dengan Kooperatif Think Pair Share (TPS). Siswa kelas XI IPS2 MAN Model Jambi sebagai kelas kontrol yang belajar dengan model konvensional. Instrumen yang digunakan adalah angket motivasi belajar dan soal pretest-posttest. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan uji t dan Mann Whitney U. Berdasarkan hasil penelitian maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Pertama, hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran PBMP dengan kooperatif TPS lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Kedua, hasil belajar siswa yang memiliki motivasi tinggi yang diajarkan dengan model pembelajaran PBMP dengan kooperatif TPS lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang memiliki motivasi tinggi diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Ketiga hasil belajar siswa yang memiliki motivasi rendah yang diajarkan dengan model pembelajaran PBMP dengan kooperatif TPS lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang memiliki motivasi rendah diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Keempat tidak adanya terdapat interaksi antara motivasi dengan model pembelajaran dalam mempengaruhi hasil belajar siswa.