TY - THES UR - https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35539/ M1 - masters KW - SOSIAL EKONOMI KW - EKONOMI MASYARAKAT TI - Perubahan Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Pasca Gempa 30 September 2009 Nagari Gunung Padang Alai Kecamatan V Koto Timur Kabupaten Padang Pariaman. ID - repounp35539 PB - Universitas Negeri Padang A1 - Okwita, Afrinel Y1 - 2013/// N2 - Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk perubahan kehidupan sosial ekonomi masyarakat serta menjelaskan perubahan interaksi sosial masyarakat pasca gempa 30 September 2009 Nagari Gunung Padang Alai Kecamatan V Koto Timur Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian adalah masyarakat korban bencana gempa bumi 30 September 2009, tokoh masyarakat, pemerintah Nagari dan Kecamatan. Teknik pemilihan informan dengan cara Snowball sampling. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan trianggulasi data. Analisis data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model interaktif yang dikembangkan oleh Mathew Milles Huberman. Temuan penelitian ini memperlihatkan bahwa bentuk-bentuk perubahan kehidupan sosial ekonomi masyarakat Nagari Gunung Padang Alai pasca gempa 30 September 2009.Terjadinya perubahan kehidupan sosial ekonomi masyarakat pasca bencana gempa 30 September 2009 ditandai dengan semakin heterogennya kehidupan sosial seperti terbentuknya kelompok-kelompok baru dalam masyarakat berdasarkan hubungan kepentingan saja, terjadi perubahan status sosial masyarakat. Di bidang ekonomi, dengan keterbatasan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan barang dan jasa menyebabkan semakin beragamnya matapencaharian masyarakat dan terbukanya kesempatan kerja sehingga terjadinya perubahan pola kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Perubahan interaksi sosial menyebabkan masyarakat semakin individualisme, hubungan masayarakat semakin renggang dan lebih bersifat egois. Hal ini terlihat dari kemajuan pola pikir masyarakat, meningkatnya kesadaran masyarakat dalam melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi, kemudian semakin kompleksnya kebutuhan akan barang dan jasa melahirkan prilaku konsumtif terhadap masyarakat dan adanya persaingan serta ketergantungan masyarakat dalam memperoleh dana bantuan gempa. AV - public ER -