%A Ridha Hayati %X Berdasarkan pengamatan dan informasi melalui wawancara dengan guru Jasa Boga SMK Negeri 9 Padang, terlihat bahwa motivasi belajar siswa dengan hasil belajar pada mata pelajaran melayani makanan dan minuman dinilai rendah. Seringya siswa keluar masuk kelas, tidak adanya semangat dan keseriusan siswa dalam mengerjakan tugas dan kurangnya inisiatif siswa dalam pembelajaran baik teori maupun praktek.Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengungkapkan Motivasi Belajar Dengan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Melayani Makanan dan Minuman Siswa SMK Negeri 9 Padang. Sedangkan secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) Motivasi belajar siswa kelas X Jasa Boga pada mata pelajaran melayani makanan dan minuman SMK Negeri 9 Padang, 2) Hasil belajar siswa kelas X Jasa Boga pada mata pelajaran melayani makanan dan minuman SMK Negeri 9 Padang, 3) Hubungan antara motivasi dengan hasil belajar siswa kelas X Jasa Boga pada mata pelajaran melayani makanan dan minuman SMK Negeri 9 Padang. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian adalah siswa SMK Negeri 9 Padang Program Studi Keahlian Jasa Boga kelas X tahun ajaran 2010-2011 yang telah mengikuti mata pelajaran Melayani Makanan dan Minuman sebanyak 124 orang, yang terdiri dari 4 kelas. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah Stratified Random Sampling Propotional , yaitu untuk memperoleh sampel yang cocok, penelitian ini mencampur subjek – subjek di dalam populasi sehingga semua subjek di anggap sampel.. Jenis instrumen penelitian yang digunakan berupa angket (kuesioner) yang disusun dalam bentuk skala Likert yang telah diuji keterandalan dan kesahihannya. Data hasil belajar pada mata pelajaran melayani makanan dan minuman diperoleh dari buku laporan pendidikan SMK Negeri 9 Padang. Teknik analisis data yang digunakan berupa deskriptif statistik dengan teknik korelasi dengan rumus Korelasi Product Moment kemudian diolah dengan menggunakan alat bantu komputer program SPSS (Statistical Package for Science Solution) versi 16.0. Berdasarkan hasil analisis data, maka diperoleh hasil penelitian yang menunjukkan bahwa variabel motivasi belajar termasuk dalam kategori rendah dengan persentase 45,1%, dan variabel hasil belajar mata pelajaran melayani makanan dan minuman termasuk dalam kategori lulus cukup dengan persentase sebesar 41,9%. Hubungan antara variabel motivasi belajar (X) dengan variabel hasil belajar mata pelajaran melayani makanan dan minuman (Y), memiliki hubungan positif dan signifikan dengan korelasi sebesar 0,396, hasil uji keberartian koefisien korelasi thitung >ttabel (2,322 > 2,043).Variabel motivasi belajar (X) memberikan sumbangan terhadap variabel hasil belajar mata pelajaran melayani makanan dan minuman (Y) dengan koefisien determinasi sebesar 0,15%. Artinya variabel hasil belajar mata pelajaran melayani makanan dan minuman (Y)dapat dijelaskan sebesar 0,15% oleh variabel motivasi belajar sedangkan 99,85% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diperhitungkam dalam penelitian ini. %D 2012 %T Hubungan Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Melayani Makanan dan Minuman Siswa SMK Negeri 9 Padang %L repounp35524 %I Universitas Negeri Padang