%X Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya siswa multikultur di SMA N1 Lembah Melintang. Beragamnya etnik, budaya, agama dan bahasa membuatsekolah tersebut berpotensi konflik. Meskipun berpotensi konflik, dalamkenyataannya di sekolah tersebut belum penah terjadi konflik. Berbeda denganbeberapa sekolah di Pasaman Barat yang juga multikultur, namun terjadi konflik.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan interaksi siswa multikultur, potensikonflik antar siswa multikultur dan upaya sekolah dalam mencegah konflik antarsiswa multikultur.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakanmetode deskriptif. Pemilihan informan dilakukan dengan tekhnik PurposiveSampling. Informan terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, 8 orangguru, satpam serta 16 orang siswa dari etnik Mandailing, Minangkabau dan Jawa.Jenis datanya data primer dan data sekunder, dikumpulkan melalui observasi,wawancara, dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan caratriangulasi sumber data. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, displaydata, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan interaksi siswa multikultur terjadi dalamproses asosiatif melalui kerjasama, adanya bentuk toleransi siswa multietnikdalam beragama serta adanya akulturasi dalam kesenian dan akulturasi bahasa.Potensi konflik antar siswa multikultur dapat terjadi dalam dua hal, yaitu adanyaetnosentrisme dan stereotipe pada siswa multietnik. Upaya-upaya yang dilakukansekolah dalam mengatasi konflik antar siswa yang berbeda budaya yaitu,Pertama, sekolah menerapkan prinsip keadilan dengan tidak membedakan siswadalam pelayanan sekolah, menanamkan nilai-nilai multikultural melalui pelajaranPPKn dan sekolah mewadahi budaya multietnik siswa melalui kegiatanekstrakurikuler tari. %D 2018 %K INTEGRASI SOSIAL SISWA, MULTIKULTUR %L repounp35420 %A Zaid Bin Zaid Bin Ahmad %T Integrasi Sosial Siswa Multikultur di SMA Negeri 1 Lembah Melintang. %I Universitas Negeri Padang