%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Putra, Eko %A Fakultas Teknik, %B Teknik Mesin FT UNP %D 2011 %F repounp:35417 %I Universitas Negeri Padang %T Perbandingan Kekuatan Tarik Baja Karbon Rendah Hasil Pengelasan antara Las Listrik dengan Las MIG %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35417/ %X Pengelasan merupakan salah satu proses fabrikasi yang lazim digunakan untuk penyambungan logam dengan menggunakan energy panas. Pengelasan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pertumbuhan perkembangan di bidang industri karena memegang peranan penting dalam rekayasa dan reparasi produksi logam. Proses pengelasan yang sering dijumpai di bengkel-bengkel fabrikasi adalah las listrik karena biayanya yang murah dan pengerjaannya yang relatif mudah. Para pekerja atau pemilik bengkel fabrikasi enggan untuk menggunakan las MIG yang dikenal sebagai teknologi baru dibidang pengelasan karena pengerjaannya yang rumit dan biayanya yang relatif mahal. Namun belum diketahui perbandingan kekuatan sambungan dari kedua teknik pengelasan tersebut. Penelitian ini untuk mengetahui perbandingan kekuatan tarik hasil pengelasan antara las listrik dan las MIG pada baja karbon rendah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan baja karbon rendah ST 37 sebagai objek penelitian. Baja karbon rendah ini disambung dengan menggunakan las listrik dan las MIG dengan kampuh X, kemudian dibuat spesimen uji tarik standar ASTM E 8M dengan mesin bubut. Selanjutnya dilakukan pengujian tarik terhadap spesimen pada mesin uji tarik Monsanto Tensometer di labor bahan teknik mesin FT UNP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan tarik spesimen yang dilas dengan MIG lebih kuat dibandingkan dengan specimen yang dilas dengan las listrik. Kekuatan tarik rata-rata spesimen yang dilas dengan las MIG sebesar 325,9 MPa, sedangkan kekuatan tarik rata-rata spesimen yang dilas dengan las listrik sebesar 297,9 MPa. Dari hasil uji hipotesis dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kekuatan tarik specimen yang dilas dengan las MIG dengan specimen yang dilas dengan las listrik pada taraf signikan 0,05.