%A Inni Ayati %X Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah yang timbul berkaitan dengan self-efficacy siswa dalam menghadapi TOEFL. Kebanyakan siswa berpendapat bahwa mereka tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk mengerjakan listening section dalam TOEFL dengan baik. hal ini berkaitan dengan self-efficacy mereka dimana mereka mempercayai bahwa mereka tidak terlalu pintar di bidang listening. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara self-efficacy yang merupakan salah satu elemen dalam motivasi dengan kemampuan listening siswa. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi. Populasi dai penelitian ini adalah mahasiswa tingkat dua yang mengambil mata kuliah Advanced Listening tahun ajaran 2010/2011.sampel diambil dengan tehnik simple random sampling dimana diperoleh 32 mahasiswa dari 6 kelas Advanced Listening. Keseluruhan mahasiswa menerima tes listening dan kuesioner self efficacy yang sama. Dari hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara self-efficacy mahasiswa dalam listening dengan hasil yang mereka capai dalam tes listening. Mahasiswa yang mempunyai self efficacy tinggi dapat memperoleh nilai yang baik bahkan sangat baik dalam tes listening yang mereka ikuti. Setelah dilakukan penghitungan dengan rumus Pearson product moment terhadap kedua skor yang telah didapat, ditemukan bahwa ada korelasi positif antara self-efficacy dengan pencapain mereka dalam listening. Dengn demikian, hipotesis yang berbunyi “ada hubungan yang timbul antara self-efficacy mahasiswa dalam listening dengan pencapaian listening mereka” diterima. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa self-efficacy mahasiswa dalam listening mempengaruhi pencapaian mereka dalam mata kuliah Advanced Listening. %D 2011 %T The Correlation between Self-Efficacy toward Listening and Listening Achievement of the Advanced Class Students in English Department of UNP %L repounp35410 %I Universitas Negeri Padang