%A Jasman Jasman %X Masalah yang dibahas dalam penelitian ini ialah interaksi siswa di kelas yang menerapkan Horse – Shoe Classroom Seating Arrangement. Subjek penelitian ini ialah siswa kelas XI AP 1 dan XI AP 2 di SMKN 1 Padang Panjang. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan tingkat frekuensi Students’ interaction di kelas yang menerapkan Horse – Shoe Seating arrangement dan membandingkannya dengan kelas yang menerapkan susunan bangku biasa ( Traditional Seating Arrangement ). Metode penelitian yang digunakan ialah observational research. Purposive cluster sampling digunakan sebagai teknik pengambilan sample. Video recorder dan lembaran observasi digunakan sebagai instrument penelitian. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa frekuensi munculnya interaksi siswa di masing – masing kelas yang diteliti memiliki perbedaan yang cukup tinggi untuk beberapa kategori. Contohnya, kategori Expressing lack of understanding verbally di kedua kelas merupakan kategori yang paling banyak muncul dengan jumlah frekuensi 33 occurances (13.98%) di kelas horse – shoe seating arrangement dan 38 occurances (15.70%) di kelas traditioanal seating arrangement. Sementara kategori yang paling jarang mucul di kelas horse – shoe seating arrangement adalah Confusion (non-work oriented) dengan frekuensi muncul 16 occurances (6.77%). Di kelas traditioanal seating arrangement, Student-talk, initiation merupakan kategori yang paling jarang muncul yakni 15 occurances (6.19%) %D 2011 %T Students’ Interaction in Horse – Shoe Seating Arrangement in English Classroom at Grade XI of SMKN 1 Padang Panjang %L repounp35401 %I Universitas Negeri Padang