@phdthesis{repounp35390, title = {Kajian Laju Infiltrasi pada DAS Air Dingin Kota Padang Ditinjau dari Perbedaan Litologi Batuan, Kemiringan Lahan, Jenis Tutupan Lahan, dan Sifat Fisik Tanah}, year = {2018}, school = {Universitas Negeri Padang}, month = {October}, keywords = {Laju Infiltrasi, Metode Kostiakov, Litologi, Kemiringan Lahan, Jenis Tutupan Lahan, Sifat Fisik Tanah, Zonasi Infiltrasi}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35390/}, author = {Pratama, Rendra Aulia}, abstract = {Pembukaan lahan baru untuk pemukiman penduduk menyebabkan berkurangnya daerah terbuka sebagai tempat untuk meresapkan air hujan ke dalam tanah. Alih fungsi lahan ini dapat memperbesar aliran permukaan dan bisa menimbulkan banjir. Untuk itu perlu dilakukan kajian mengenai laju infiltrasi, pemetaan zonasi infiltrasi, serta perhitungan debit air yang mampu diresapkan oleh tanah seperti yang telah dilakukan pada DAS Air Dingin Kota Padang. Penelitian ini dilaksanakan pada 16 titik pengukuran yang tersebar di daerah tengah dan hilir DAS Air Dingin. Data yang diperoleh berupa data laju infiltrasi, deskripsi litologi, kemiringan lahan, jenis tutupan lahan, dan data sifat fisik tanah. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan metode kostiakov, maka rata-rata laju infiltrasi pada daerah penelitian sebesar 0,10852 cm/menit, nilai ini termasuk pada daerah resapan sangat rendah (0,1 - 0,2 cm/menit). Berdasarkan analisis statistik, kondisi litologi, kemiringan lahan, jenis tutupan lahan, dan sifat fisik tanah sangat berpengaruh terhadap laju infiltrasi. Pemetaan zonasi infiltrasi membagi daerah penelitian ke dalam 6 zonasi, dengan zonasi infiltrasi terendah 0,000599482 - 0,019298148 cm/menit dan zonasi infiltrasi tertinggi 0,224955543 - 0,569651067 cm/menit. Selain itu, debit air yang mampu diresapkan oleh tanah pada daerah penelitian sangat kecil (65.402,5331 m3/jam/km2) dengan luas area resapan 20,844 km2} }