%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Noveta, Rahyu %A FT UNP, %B Kesejahteraan Keluarga FT UNP %D 2014 %F repounp:35351 %I Universitas Negeri Padang %T Pengaruh Penggunaan Masker Bengkuang terhadap Pemudaran Noda Bekas Jerawat %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35351/ %X Jerawat timbul pada kulit berminyak karena kadar minyak berlebih pada kulit yang dapat menyumbat pori-pori dan menjadi tempat bersarangnya bakteri. Jerawat yang tidak dirawat dengan baik akan meninggalkan noda bekas jerawat. Bekas-bekas jerawat biasanya akan menimbulkan warna yang lebih gelap dari kulit disekitarnya dan dapat menyebabkan mahasiswi menjadi tidak percaya diri. Untuk membantu memudarkan noda bekas jerawat tersebut, pada penelitian ini penulis menggunakan masker bengkuang sebagai kosmetika perawatan kulit wajah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan masker bengkuang terhadap pemudaran noda bekas jerawat yang dinilai dari tingkat kecerahan warna kulit dan kepudaran noda bekas jerawat. Penelitian dilakukan dengan tiga kelompok perlakuan yang berbeda yaitu kelompok kontrol (X0), kelompok ekperimen 1 (X1) dengan perlakuan penggunaan masker bengkuang frekuensi 1 kali dalam 3 hari dan kelompok eksperimen 2 (X2) dengan perlakuan penggunaan masker bengkuang frekuensi 1 kali dalam seminggu. Penelitian ini berjenis Quasi Eksperimen (Eksperimen Semu) dengan desain Nonequivalent Control Group. Objek penelitian ini adalah noda bekas jerawat pada kulit wajah, sedangkan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 9 orang yang berusia 18 hingga 25 tahun yang memiliki aktifitas yang sama serta terindikasi memiliki jenis kulit berminyak, jerawat yang tidak meradang, dan noda bekas jerawat dikulit wajah. Pengambilan sampel digunakan teknik purposive sampling yang dilaksanakan secara volunteer. Data yang terkumpul dari penelitian ini berupa data primer yang diperoleh langsung dari sampel dengan mengisi format penilaian yang telah disediakan. Data penelitian yang terkumpul dianalisis menggunakan Analisis Varians (ANAVA) dan Uji Duncan. Berdasarkan hasil penelitian, membuktikan pemudaran noda bekas jerawat tanpa penggunaan masker bengkuang pada kelompok kontrol tidak memperlihatkan hasil perubahan yang signifikan kearah yang lebih baik pada setiap indikatornya, untuk kelompok eksperimen 1 menunjukkan hasil yang signifikan pada setiap indikatornya dengan skor rata-rata tertinggi 2,33 untuk kecerahan warna kulit wajah, dan 2,67 untuk pemudaran noda bekas jerawat pada perlakuan kedelapan dan kesembilan. Pada kelompok eksperimen 2 menunjukkan hasil yang cukup signifikan pada setiap indikatornya dengan nilai rata-rata tertinggi 3 pada perlakuan ketiga, keempat dan kelima, dan 2,67 pada perlakuan kelima untuk pemudaran noda bekas jerawat. Perbedaan pengaruh penggunaan masker bengkuang antara tiga kelompok perlakuan menunjukkan hasil yang signifikan pada setiap indikator dengan F hitung (7,800) > F tabel (3.18) untuk indikator warna kulit wajah, dan F hitung (9,143) > F tabel (3.18) untuk indikator noda bekas jerawat, setiap indikator dilanjutkan dengan Uji Duncan yang menunjukkan kelompok yang berbeda secara signifikan. Penggunaan masker bengkuang dapat memudarkan noda bekas jerawat dan mencerahkan kulit wajah dengan penggunaan secara teratur dengan frekuensi penggunaan 1 kali dalam 3 hari kelompok perlakuan ekperimen 1 (X1) dan penggunaan 1 kali dalam seminggu kelompok perlakuan ekperimen 2 (X2).