%0 Thesis %9 Masters/Tesis %A Maharan, Suci %A Universitas Negeri Padang, %B Pendidikan Sosiologi-Antropologi S2 UNP %D 2020 %F repounp:35324 %I Universitas Negeri Padang %K MITIGASI BENCANA %T Studi Mitigasi Bencana pada Sekolah Rawan Bencana Gempa dan Tsunami: Studi kasus SMA Negeri 4 Pariamant %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35324/ %X SMAN 4 Pariaman terletak di daerah yang rawan terhadap bencana khususnyabencana gempa dan tsunami. SMAN 4 Pariaman berada di pesisir Pantai BaratSumatera yang tergolong dalam zona merah tsunami di Kota Pariaman. Berdasarkan haltersebut seluruh warga sekolah harus siap dalam menghadapi bencana yang akan terjadi,khususnya bencana gempa dan tsunami.Jenis penelitian ini adalah penelitian kombinasi(mixed method), pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, wawancara dan studidokumentasi. Teknik pemilihan sampel dilakukan dengan proporsional stratifiedrandom sampling. Analisis data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan interaktifyang dikembangkan oleh Mathew Milles dan Huberman.Temuan dilapanganmenunjukkan bahwa secara keseluruhan pengetahuan siswa tentang gempa dan tsunamiberada pada kategori cukup yaitu sebesar 36.97% dan kategori kurang yaitu sebesar35.29% untuk pengetahuan siswa tentang mitigasi gempa dan tsunami. Kesiapanpemerintah daerah terhadap penanganan mitigasi bencana di SMAN 4 Pariaman dapatdilihat dari sikap dan tindakan, kebijakan, perencanaan kesiapsiagaan, dan mobilisasisumber daya yang ada di lingkungan sekolah. Strategi sekolah siaga bencana yangditerapkan di SMAN 4 Pariaman dengan menggunakan metode bayes diperoleh 5prioritas utama yaitu 1) optimalisasi pemenuhan kebutuhan dasar penanggulanganbencana (5.000), 2) aplikasi jalur evakuasi dan zona kerawanan daerah posisi ataukeberadaan kita(4.556), 3) sosialisasi melalui sarana dan prasarana yang dipersiapkanoleh pihak BPBD (4.412), 4) membuatkan peta menuju tempat evakuasi dari sekolah(4.200), 5) memfasilitasi rambu-rambu jalur evakuasi seperti poster-poster (3.587).Sementara hasil FGD dan pengolahan data dengan metode bayes didapatkan 5 prioritasutama yaitu 1) sekolah harus memasukkan pengetahuan tentang bencana kedalamkurikulum atau mata pelajaran (5.100), 2) peningkatan sarana tahan gempa (4.467), 3)sekolah harus memasukkan kegiatan mitigasi bencana kedalam ekstrakulikuler (3.933),4) pembuatan peta jalur evakuasi tsunami menuju TES(3.923), 5) melakukanpendidikan dan pelatihan TRC (3.857).