@mastersthesis{repounp35208, title = {Peningkatan Kompetensi Belajar IPA Peserta Didik kelas VIII SMP Negeri Satu Atap Sungai Ara Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah}, year = {2015}, school = {Universitas Negeri Padang}, keywords = {KOMPETENSI BELAJAR IPA}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35208/}, author = {Kalsum, Ummi}, abstract = {Pembelajaran IPA di Kelas VIII SMP N Satu Atap Sungai Ara masih menggunakan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Guru sudah menggunakan media pembelajaran misalnya charta, untuk menjelaskan pembelajaran IPA, namun hasil pembelajaran belum maksimal karena guru lebih banyak mendominasi proses pembelajaran (teacher centered). Rendahnya prestasi belajar peserta didik disebabkan pada kompetensi peserta didik yang rendah dalam menyelesaikan soal yang terkait dari materi yang abstrak. Kurang fokusnya sebagian peserta didik dalam pembejaran IPA. Peserta didik belum terbiasa mengaitkan konsep IPA dengan masalah yang relevan pada kehidupan sehari-hari akibatnya rendahnya kompetensi belajar peserta didik pada aspek sikap, kognitif dan keterampilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan proses peningkatan kompetensi belajar peserta didik kelas VIII SMPN Satu Atap Sungai Ara pada aspek sikap, kognitif serta keterampilan melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang diawali dengan melakukan refleksi awal sebelum siklus satu. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMPN Satu Atap Sungai Ara yang berjumlah 19 orang. Data kompetensi sikap diperoleh dengan menggunakan instrumen lembar observasi sikap yang meliputi sikap rasa ingin tahu, kerjasama dalam kegiatan kelompok, kritis dan jujur. Data kompetensi keterampilan diperoleh dengan menggunakan instrumen lembar observasi yang meliputi keterampilan mengidentifikasi masalah, keterampilan merumuskan masalah, keterampilan menganalisis masalah serta keterampilan memberi solusi. Data Kompetensi kognitif diperoleh dengan menggunakan nilai tes di akhir siklus. Hasil penelitian diperoleh terdapat peningkatan kompetensi peserta didik setelah diterapkan model pembelajaran berbasis masalah. Hasil peningkatan kompetensi dari ketiga aspek yaitu pada sikap dan keterampilan diperoleh dengan kategori predikat baik sedangkan pada aspek pengetahuan diperoleh predikat baik} }