%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Dewinta, Fani %A FIP UNP, %B Pendidikan Luar Biasa FIP UNP %D 2009 %F repounp:35171 %I Universitas Negeri Padang %T Upaya Meningkatkan Kemampuan Penggunaan Uang Melalui Pengalaman Konkrit bagi Anak Tunagrahita Ringan: Classroom Action Research di Kelas D IV C SLB YPPLB Padang %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35171/ %X Penelitian ini dilatar belakangi oleh anak tunagrahita ringan yang belum bisa mengoperasiakan uang atau menggunakan uang, dalam membelanjakan, membayar dan pengembalian uang yang bersisa. Hal ini disebabkan kurangnya minat anak dalam mengikuti pelajaran matematika terutama tentang mata uang dan anak merasa bosan dan jenuh dengan media, metode yang digunakan oleh guru kelas, oleh karena itu peneliti menggunakan pengalaman konkrit untuk meningkatkan penggunaan uang, yang mana anak benar-benar telah merasakan untuk berbelanja ke kantin sekolah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang dilakukan dalam bentuk berkolaborasi dengan guru kelas. Subjek peneliti adalah tiga orang tunagrahita ringan di kelas D IV C SLB YPPLB Padang. Hasil penelitian pada siklus I dengan menggunakan pengalaman konkrit dengan berbelanja ke kantin sekolah anak DT tunagrahita ringan menunjukkan peningkatan dalam penggunaan uang bisa 20 %, ragu-ragu 40 % dari deskriptor yang diujikan dengan benar. Pada siklus II dengan menggunakan pengalaman konkrit anak berbelanja ke kantin sekolah lebih dioptimalkan terjadi peningkatan dari siklus I yaitu anak bisa melakukan 60%, ragu-ragu 20 % dari deskriptor yang diujikan dengan benar. anak CC tunagrahita ringan menunjukkan peningkatan pada siklus I ini anak bisa melakukan 20 %, dari deskriptor yang diujikan dengan benar. Pada siklus II dengan menggunakan pengalaman konkrit dengan berbelanja ke kantin sekolah lebih dioptimalkan terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu anak bisa melakukan 60 %, ragu-ragu 20 % dari deskriptor yang diujikan dengan benar.dan pada DV pada siklus I anak bisa 20 %, ragu-ragu 80 %, setelah pada siklus II bisa 60 %, dan ragu-ragu 20 %Berdasarkan hasil penelitian maka pertanyaan penelitian terjawab bahwa melalui pengalaman konkrit dapat meningkatkan kemampuan penggunaan uang bagi anak tunagrahita ringan di kelas D IV C di SLB YPPLB Padang. Sesuai hasil penelitian yang diperoleh, maka disarankan kepada kepala sekolah dan guru dalam melaksanakan pembelajaran yang bebas dan kreatif, tanpa terfokus dengan tradisi belajar yang lama, oleh karena itu melalui pengalaman konkrit dapat mempermudah anak untuk belajar terutama dalam pembelajaran matematika tentang mata uang dengan berbelanja ke kantin sekolah dengan adanya pengalaman anak tersebut.