%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Pulmayasari, Silvia %A Universitas Negeri Padang, %B Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah FBS UNP %D 2012 %F repounp:35121 %I Universitas Negeri Padang %T Kata Sapaan Kekerabatan di Kenagarian Limo Koto Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35121/ %X Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk, penggunaan, dan fungsi kata sapaan kekerabatan berdasarkan keluarga inti dan keluarga luas di Kenagarian Limo Koto Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data penelitian ini dikumpulkan menggunakan metode simak dengan teknik simak libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Penganalisisan data dilakukan dengan cara mengidentifikasi data yang telah terkumpul, mengklasifikasikan data berdasarkan aspek yang diteliti, mendeskripsikan data, dan merumuskan simpulan. Hasil penelitian ini adalah ditemukan bentuk kata sapaan kekerabatan berdasarkan keluarga inti sebanyak 30 bentuk kata sapaan yang peneliti temukan di Kenagarian Limo Koto, yaitu (a)mak, (i)bu, (m)ama, (bu)nda, (ma)mi, andaik, iyaik, (i)buk, (u)mi, (a)yah, (p)apa, (pa)pi, (a)bak, (a)bah, (u)niang, (u)ni), (ka)kak, (a)bang, (u)wo, (u)da, ka-u, (a)diak, sebut nama, (wa)ang/(ba)ang, sapaan anak terhadap suami + nama anak pertama, nak, (u)piak, gadih, buyuang, dan bujang. Bentuk kata sapaan kekerabatan berdasarkan keluarga luas yang peneliti temukan di Kenagarian Limo Koto sebanyak 46 bentuk kata sapaan, yaitu (i)nyiak, (n)enek, (u)ci, (a)nduang, (a)ngguik, (a)tuk, (n)enek kaciak/(e)nek aciak, (e)nek tuo, (u)wan, (a)ngguik, (u)wan tuo, (a)ngguik tuo ,(u)wan kaciak/(u)wan aciak, (a)ngguik kaciak/(a)ngguik aciak, mak tuo/mak uwo, (o)ne, mamak, (na)mbo/ambo, andaik, mintuo, pak tuo/pak uwo, (e)tek, (a)cik, (ta)nte, (a)pak, (su)mando, ipar, (a)bang, adiak, sebut nama, (u)niang, (u)ni, (ka)kak, (kama)nakan, (a)nak, (pa)bisan, sanak apak, (ba)ang/(wa)ang,ka-u, adiak ipa, amak, (a)yah), pambaian, dan (cu)cu. Dari jumlah kata sapaan tersebut terdapat kata sapaan yang produktif dan kata sapaan inproduktif. Kata sapaan kekerabatan berdasarkan keluarga inti yang produktif adalah a)mak, (i)bu, (m)ama, (bu)nda, (ma)mi, (i)buk, (u)mi, (a)yah, (p)apa, (pa)pi, (a)bak, (a)bah, (u)ni), (ka)kak, (a)bang, ka-u, (a)diak, sebut nama, (wa)ang/(ba)ang, sapaan terhadap suami + nama anak pertama, nak, (u)piak, gadih, buyuang, bujang,dan yang inproduktif adalah andaik, iyaik, (u)wo, (u)da. Kata sapaan berdasarkan keluarga luas yang produktif adalah (i)nyiak, (n)enek, (a)ngguik, (u)wan, (a)ngguik, mak tuo/mak uwo, mamak, (na)mbo/ambo, andaik, mintuo, pak tuo/pak uwo, (e)tek, (ta)nte, (a)pak, (su)mando, (a)bang, adiak, sebut nama, (u)ni, (ka)kak, (kama)nakan, (a)nak, (pa)bisan, sanak apak, (ba)ang/(wa)ang,ka-u, adiak ipa, amak, (a)yah), (cu)cu, dan yang inproduktif adalah (u)ci, (a)nduang, (a)tuk, (n)enek kaciak/(e)nek aciak, (e)nek tuo, (u)wan tuo, (a)ngguik tuo ,(u)wan kaciak/(u)wan aciak, (a)ngguik kaciak/(a)ngguik aciak, ipar, (u)niang, dan pambaian. Penggunaan kata sapaan kekerabatan di Kenagarian Limo Koto tidak hanya terbatas untuk kerabat, tetapi juga digunakan untuk memanggil orang-orang yang berada di luar hubungan kerabat. Berdasarkan fungsinya, kata sapaan kekerabatan di Kenagarian Limo Koto dapat dibedakan atas 5 fungsi, yaitu (1) meminta perhatian dari orang yang disapa, sehingga orang yang disapa memberi tanggapan berupa jawaban atau tindakan tertentu, (2) menunjukkan rasa marah, (3) menunjukkan rasa sayang, (4) mendidik, dan (5) bercanda atau mengejek. Untuk fungsi tertentu terdapat pula beberapa kata sapaan seperti oi, hoi, hai, cantik, manis, ganteng, oik, ungkapan metafora berupa nama binatang dan nama hantu yang digunakan untuk fungsi meminta perhatian dari orang yang disapa, menunjukkan rasa marah, dan bercanda atau mengejek.