TY - THES UR - https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35115/ M1 - Skripsi TI - Pengaruh Pemecahan Saham (stock split) terhadap Likuiditas Saham dan Return Saham pada Perusahaan Go-publik yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2005 ? 2008 ID - repounp35115 PB - Universitas Negeri Padang A1 - Fatma B., Fajri Y1 - 2010/02// N2 - Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauhmana pengaruh pemecahan saham naik (stock split-up) terhadap likuiditas saham yang diukur dengan volume perdagangan saham, dan return saham yang diukur dengan abnormal return pada perusahaan go-publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2005 ? 2008. Penelitian ini merupakan penelitian event study yang menggunakan data sekunder dengan periode penelitian 5 hari dan 30 hari selama 4 tahun (2005 ? 2008). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang melakukan stock split-up dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2005 sampai tahun 2008. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan 33 sampel. Semua data dianalisis dengan menggunakan Uji Beda Dua Rata-rata Dari hasil penelitian yang dilakukan, penelititan ini menunjukkan bahwa: pada volume perdagangan saham t=5 (data volume sebelum disesuaikan dengan rasio pembagian split) menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara 5 hari sebelum dan 5 hari sesudah stock split-up, dan tidak terjadi peningkatan volume perdagangan setelah stock split-up (data setelah dibagi dengan rasio split). Sedangkan pada 30 hari sebelum dan 30 hari sesudah stock split-up (data volume sebelum disesuaikan dengan rasio pembagian split) terdapat perbedaan yang signifikan pada volume perdagangan saham, dan tidak terjadi peningkatan volume perdagangan setelah stock split-up (data setelah dibagi dengan rasio split). Hasil penelitian Abnormal Return, menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara 5 hari sebelum dan 5 hari sesudah pemecahan saham naik (stock split-up) terhadap abnormal return. Sedangkan pada 30 hari sebelum dan 30 hari sesudah stock split-up, juga tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pemecahan saham naik (stock split-up) terhadap abnormal return saham. Dengan tidak adanya perbedaan pada abnormal return ini maka dapat dijelaskan bahwa pasar dalam keadaan efisien dalam bentuk setengah kuat. Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis memberikan saran kepada pihak yang terkait, khususnya perusahaan yang melakukan stock split-up untuk dapat menentukan kembali tujuan dilakukannya stock split-up, karena dari data yang ada tidak menunjukkan peningkatan setelah dilakukannya stock split-up, berarti aktivitas stock split-up tidak mempengaruhi likuiditas saham dan return saham karena pasar dalam keadaan efisien. AV - public ER -