@phdthesis{repounp35004, title = {Tindak Tutur Ilokusi dalam Pasambahan Batagak Gala Marapulai di Pauh IX Kecamatan Kuranji Padang}, year = {2013}, school = {Universitas Negeri Padang}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/35004/}, author = {Fitri, Silviana Lisa}, abstract = {Penelitian ini bertujuan sebagai berikut. (1) mendeskripsikan bentuk tindak tutur ilokusi dalam pasambahan batagak gala marapulai di Pauh IX Kecamatan Kuranji Padang, (2) mendeskripsikan strategi tindak tutur dalam pasambahan batagak gala marapulai di Pauh IX Kecamatan Kuranji Padang, (3) mendeskripsikan konteks tindak tutur dalam pasambahan batagak gala marapulai di Pauh IX Kecamatan Kuranji Padang, dan (4) mendeskripsikan fungsi tindak tutur ilokusi dalam pasambahan batagak gala marapulai di Pauh IX Kecamatan Kuranji Padang. Jenis metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data penelitian ini berjenis data lisan. Metode yang digunakan adalah metode simak dengan menggunakan teknik sadap, teknik rekam, dan teknik catat. Analisis data dalam penelitian ini adalah sebagai berikut, (1) merekam pasambahan batagak gala marapulai di Pauh IX Kecamatan Kuranji Padang, (2) mentranskripsikan hasil rekaman ke dalam Bahasa tulis, (3) menerjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, (4) mengidentifikasi data berdasarkan bentuk tindak tutur, strategi bertutur, konteks tindak tutur, dan fungsi tindak tutur, (5) mengklasifikasikan data, (6) interpretasi, dan (7) menyimpulkan. Dari hasil temuan dan pembahasan diperoleh kesimpulan mengenai bentuk tindak tutur, strategi bertutur, konteks, dan fungsi tindak tutur ilokusi dalam pasambahan batagak gala marapulai di Pauh IX Kecamatan Kuranji Padang. Pertama, berdasarkan bentuk, ditemukan lima bentuk tindak tutur ilokusi yang digunakan, yaitu (1) tindak tutur asertif, terdiri atas memberitahukan, menyatakan, menjelaskan, melaporkan, dan mengusulkan, (2) tindak tutur direktif, terdiri atas menanyakan, memohon, meminta, menuntut, dan memerintah, (3) tindak tutur komisif, terdiri atas menawarkan, (4) tindak tutur ekspresif, terdiri atas mengucapkan selamat, dan (5) tindak tutur deklaratif, terdiri atas memberi nama dan mengundurkan diri. Kedua, berdasarkan strategi tindak tutur ditemukan tiga strategi bertutur yang digunakan, yaitu (1) bertutur berterus terang tanpa basa-basi (BBTB), (2) bertutur berterus terang dengan basa-basi kesantunan positif (BBKP), dan (3) bertutur samar-samar (BSS). Ketiga, konteks tindak tutur yang digunakan dalam pasambahan batagak gala marapulai di Pauh IX Kecamatan Kuranji Padang. Keempat, berdasarkan fungsi tindak tutur, ditemukan tiga fungsi tindak tutur ilokusi yang digunakan, yaitu (1) fungsi kompetitif, yang terdiri atas meminta, menuntut, dan memerintah, (2) fungsi konvivial, terdiri atas menawarkan dan menyapa, dan (3) fungsi kollaboratif, terdiri atas menyatakan dan melaporkan.} }