@mastersthesis{repounp34985, title = {Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Tari Bambu yang Disertai LKS Berbasis Problem Solving terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas XI Madrasah Aliyah Negeri Salido Kabupaten Pesisir Selatan}, year = {2011}, school = {Universitas Negeri Padang}, month = {March}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/34985/}, author = {Putra, Riki Apriyandi}, abstract = {Rendahnya motivasi belajar akan mengakibatkan rendahnya hasil belajar, dan ini tergambar di Madrasah Aliyah Negeri Salido kelas XI. Penyebab rendahnya hasil belajar siswa diindikasikan oleh beberapa faktor yakni, motivasi siswa rendah, siswa cendrung bersikap pasif selama proses pembelajaran, sehingga pembelajaran lebih berpusat pada guru, dan strategi pembelajaran yang digunakan guru masih sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu yang disertai LKS berbasis problem solving terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Penggunaan model ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan membuat siswa menjadi aktif selama proses pembelajaran berlangsung sehingga hasil belajar siswa akan meningkat. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental. Populasinya adalah siswa MAN Salido kelas XI, yang terdiri dari dua kelas. Sebagai kelas eksperimen yaitu kelas XI IPA 1 (32 siswa) dan sebagai kelas kontrol yaitu kelas XI IPA 2 (30 siswa). Analisis data dilakukan secara kuantitatif terhadap data hasil postest dan motivasi siswa, dengan cara melihat perbedaan rata-rata antara dua kelompok sampel dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menemukan bahwa rata-rata skor hasil belajar kelas eksperimen adalah 70,73 dan kelas kontrol adalah 17,57, dengan hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa harga thitung 5,12 dan ttabel 1,67. Hasil analisis data motivasi juga menunjukkan perbedaan, yaitu rata-rata skor kelas eksperimen adalah 127,75, dan kelas kontrol adalah 123,63, dengan hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa harga thitung 2,31 dan ttabel 1,67. Berdasarkan kriteria penerimaan hipotesis jika thitung {\ensuremath{>}} ttabel, maka hipotesis yang diajukan diterima. Selain itu, berdasarkan analisis regresi ganda, menunjukkan 84,5\% (kelas eksperimen) dan 90\% (kelas kontrol) motivasi mempengaruhi hasil belajar, dengan sumbangan efektif terbesar di kelas eksperimen adalah 51,83\% disumbangkan motivasi intrinsik dan 55,62\% di kelas kontrol disumbangkan motivasi ekstrinsik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu yang disertai LKS problem solving memberikan hasil yang signifikan terhadap peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI IPA 1 di MAN Salido Kabupaten Pesisir Selatan.} }