@phdthesis{repounp34968, title = {Peranan Analisis Daya Dukung Wilayah dan Pembagian Lokasi pada Perencanaan Pembangunan Kota Padang Pasca Gempa 30 September 2009}, year = {2011}, school = {Universitas Negeri Padang}, month = {May}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/34968/}, author = {Suandi, Evan}, abstract = {Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peranan analisis daya dukung wilayah dalam perencanaan pembangunan Kota Padang pasca gempa 30 September 2009, serta untuk mengetahui apa saja yang dihadapi Kota Padang dalam melaksanakan pembangunan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah pemanfaatan analisis daya dukung wilayah dan pembagian lokasi pada perencanaan pembangunan Kota Padang pasca gempa 30 September 2009. (2) Faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat dalam analisis daya dukung wilayah dan pembagian lokasi. (3) Upaya apa saja yang dilakukan terhadap hambatan dalam perencanaan pembangunan Kota Padang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode desktiptif. Jenis datanya adalah data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalui wawancara maupun studi dokumentasi. Selanjutnya dari hasil penelitian ini dianalisis dengan teknik analisis data dalam bentuk uraian deskriptif dengan kalimat yang jelas dan dapat di mengerti sesuai dengan tujuan peelitian model kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peranan analisis daya dukung wilayah dan pembagian lokasi pada perencanaan pembangunan Kota Padang pasca gempa 30 September 2009 sangat diperlukan untuk memberikan nilai tambah terhadap pembangunan Kota Padang secara keseluruhan, yang tercermin dari meningkatnya kesejahteraan penduduk dan menguatnya struktur ekonomi kota yang tergambarmelalui produktivitas sektor-sektor unggulan (perdagangan, jasa dan pariwisata). Selain itu dimaksudkan untuk menciptakan struktur ruang kota yang memungkinkan berkembangnya aktivitas perkotaan secara efisien dan berkelanjutan sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan dan kesempatan usaha. Faktor penghambat dalam pelaksanaan pembangunan adalah (1) faktor ekonomi, (2) faktor lingkungan, (3) sosial budaya, dan (4) geografis. Terjadinya bencana gempa beberapa waktu yang lalu membuat tatanan Kota Padang menjadi rusak. Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan analisis daya dukung wilayah dan pembagian lokasi dalam perencanaan pembangunan yang akan dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang ada, selain itu dengan latar belakang rawan bencana di wilayah Kota Padang hendaknya melakukan pembangunan berdasarkan mitigasi bencana.} }