%0 Thesis %9 Masters/Tesis %A Efrida, Effie %A Pascasarjana UNP, %B S2 Pendidikan Matematika Pascasarjana UNP %D 2012 %F repounp:34961 %I Universitas Negeri Padang %K Kemampuan Pemecahan Masalah %T Pengaruh Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) terhadap Perkembangan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Kelas II SD Kartika 1.10 Padang %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/34961/ %X Pembelajaran matematika khususnya di SD Kartika 1.10 Padang belum menekankan pada pengembangan daya nalar (reasoning), logika, dan proses berpikir siswa. Pembelajaran matematika umumnya didominasi oleh pengenalan rumusrumus, konsep-konsep secara verbal tanpa ada perhatian yang cukup terhadap kemampuan pemahaman siswa. Dalam pembelajaran guru jarang mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang dapat mengembangkan kemampuan penalaran matematis siswa. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menyikapi rendahnya kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan penalaran matematika adalah pembelajaran dengan pendekatan PMRI. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menelaah kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan penalaran matematika siswa yang belajar dengan pendekatan PMRI dan pendekatan konvensional, (2) melihat perkembangan kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan penalaran matematika siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan pendekatan PMRI, dan (3) mendeskripsikan upaya yang dilakukan guru untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan penalaran matematika siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Metode kuantitatif berbentuk quasi eksperimen. Metode kualitatif yang digunakan studi kasus observasi, dokumentasi untuk melihat perkembangan kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan penalaran matematika siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan pendekatan PMRI dan upaya guru untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan penalaran matematika. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas II SD Kartika 1.10 Padang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Subyek penelitian ini adalah satu orang guru di SD Kartika 1.10 dan siswa kelas II.B SD kartika 1.10 Padang. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan penalaran matematika, lembar observasi, dan alat dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan uji t dan uji U-mann Whitney. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan penalaran matematika siswa yang belajar dengan pendekatan PMRI lebih baik dari siswa yang belajar dengan pendekatan konvensional. Berdasarkan analisis lembar kerja siswa dan pengamatan selama pembelajaran terlihat perkembangan kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan penalaran matematika. Upaya yang dilakukan guru untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan penalaran matematika melalui pembelajaran menggunakan LKS yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dankemampuan penalaran matematika siswa dan menggunakan RPP yang berbasis PMRI.