%0 Thesis %9 Masters/Tesis %A Suhasra, Suhasra %A Program Pasca Sarjana, %B Pdd. BIOOGI PPs UNP %D 2020 %F repounp:34894 %I Universitas Negeri Padang %K MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING, KOMPETENSI BELAJAR IPA BIOLOGI %T Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan LKS untuk Meningkatkan Kompetensi Belajar IPA Biologi pada Kelas VIII.D MTsN Padang Panjang %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/34894/ %X Rendahnya hasil belajar Biologi peserta didik dan tidak memenuhi target ketuntasan klasikal, karena aktivitas yang dilakukan peserta didik selama proses pembelajaran hanya menerima, mendengar informasi yang disajikan oleh guru serta mencatat hal-hal yang dianggap penting. Sedangkan aktivitas peserta didik seperti kegiatan menjawab pertanyaan guru, bertanya tentang materi yang kurang dipahami, serta mengeluarkan pendapat atau argumen dalam pembelajaran masih sangat rendah dan hanya didominasi oleh peserta didik tertentu. Selain itu interaksi sesama peserta didik dalam proses pembelajaran juga masih kurang, kondisi ini terlihat dari kebiasaan peserta didik yang cendrung menyelesaikan tugas kelompok sendiri-sendiri dan tidak terjadi tukar pendapat diantara anggota kelompok, sehingga anggota yang lain tidak merasa bertanggungjawab terhadap hasil diskusi kelompoknya.Tujuan penelitian ini adalah meningkatkatkan hasil belajar ranah kognitif, afektif, dan psikomotor peserta didik kelas VIII.D MTsN Padang Panjang melalui penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Jenis penelitian ini adalan penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian terdiri dari tiga siklus, yaitu prasiklus, siklus I, dan siklus II. Penelitian diadakan di MTsN Padang Panjang pada kelas VIII.D dengan 34 orang peserta didik. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah lembar observasi afektif, dan psikomotor yang diisi oleh observer dan peneliti. Untuk kompetensi kognitif, pengumpulan data berdasarkan hasil ujian tulis yang diadakan pada pertemuan keempat pada masing-masing siklus. Hasil penelitian untuk kompetensi afektif pada prasiklus 56,21%, siklus I 78,22%, dan siklus II 88,45%. Kompetensi psikomotor pada prasiklus 71,88%, siklus I 81,94%, dan siklus II 90,28%. Kompetensi kognitif pada prasiklus 64,88%, siklus I 77,06%, dan siklus II 80,15%. Dengan demikian dapat disimpulkan penerapan model inkuiri terbimbing dalam pembelajaran Biologi dapat meningkatkan kompetensi peserta didik