%A Siti Nuraini %X Penelitian ini dilatarbelakangi oleh studi awal penulis yaitu wawancara informal dengan salah seorang kepala Sekolah Dasar (SD) di kota Bukittinggi pada tanggal 22-23 februari 2015, menunjukkan temuan bahwa masih ada sebagian pengawas yang kurang memiliki kompetensi supervisi manajerial sesuai yang diamanatkan dalam Permendiknas Nomor 12 Tahun 2007 sebagaimana mestinya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data dan informasi mengenai persepsi kepala sekolah tentang kompetensi supervisi manajerial pengawas di SD kota Bukittinggi dalam aspek (1) penguasaan teknik dan prinsip supervisi, (2) pembinaan pengelolaan dan administrasi sekolah, (3) pembinaan BK di sekolah, dan (4) pemantauan pelaksanaan SNP dan akreditasi sekolah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Kepala Sekolah Dasar yang ada di Kota Bukittinggi yang berjumlah 59 orang. Sampel penelitian berjumlah 49 orang yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah angket model skala Likert modifikasi empat pilihan jawaban yaitu Sangat Mampu (SM), Mampu (M), Cukup Mampu (CM), dan Kurang Mampu (KM). Angket dinyatakan valid dengan r hitung=0.952 dan r Tabel=0,648 serta reliabel dengan r hitung=0,990 dan r Tabel=0,632 pada taraf kepercayaan 95%. Teknik analisis data menggunakan rumus presentase tingkat capaian yaitu skor rata-rata dibagi skor rata-rata ideal dikali seratus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi Kepala Sekolah tentang Kompetensi Supervisi Manajerial Pengawas di SD kota Bukittinggi dalam: (1) menguasai teknik dan prinsip supervisi berada pada kategori mampu dengan tingkat capaian 79,86%, (2) membina pengelolaan dan administrasi satuan pendidikan berada pada kategori mampu dengan tingkat capaian 83,30%, (3) membina pelaksanaan BK di sekolah berada pada kategori mampu dengan dengan tingkat capaian 73,64%, dan (4) memantau pelaksanaan SNP dan akreditasi sekolah berada pada kategori mampu dengan tingkat capaian 85,77%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa persepsi kepala sekolah tentang kompetensi supervisi manajerial pengawas di SD kota Bukittinggi berada pada kategori mampu dengan tingkat capaian 80,64%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, penulis menyarankan agar kompetensi supervisi manajerial pengawas di SD kota Bukittinggi lebih ditingkatkan dan dikembangkan lagi, terutama pada aspek membina pelaksanaan BK di sekolah. Sehingga diharapkan dapat membantu kepala sekolah mencapai tujuan pendidikan dengan lebih efektif dan efesien. %D 2015 %T Persepsi Kepala Sekolah tentang Kompetensi Supervisi Manajerial Pengawas di Sekolah Dasar Kota Bukittinggi %L repounp34877 %I Universitas Negeri Padang