%X Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tiga fenomena. Pertama, pembelajaranberbicara di kelas masih berjalan monoton karena masih menggunakan caratradisional seperti metode ceramah. Kedua, pembelajaran berbicara di kelaskurang menyenangkan karena kurang melibatkan siswa dalam prosespembelajaran. Ketiga, jumlah siswa yang aktif baik bertanya atau menjawabpertanyaan dalam proses belajar mengajar lebih sedikit daripada jumlah siswayang tidak aktif. Keempat, hasil belajar siswa untuk kemampuan berbicara lebihrendah dibandingkan dengan keterampilan bahasa lainnya.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilanberbicara melalui permainan bercerita bagi siswa kelas X3 SMA Negeri 3Payakumbuh.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X3 SMA Negeri 3 Payakumbuhtahun pelajaran 2008/2009 yang berjumlah 37 orang siswa, dengan komposisilaki-laki 17 siswa dan perempuan 20 siswa. Data penelitian berupa hasil catatanlapangan, pengamatan, foto/dokumentasi, wawancara dan hasil tes pada setiaptindakan perbaikan pembelajaran berbicara dengan permainan bercerita siswakelas X3 SMA Negeri 3 Payakumbuh. Data yang dimaksud ialah pelaksanaanpembelajaran yang berhubungan dengan prilaku guru dan siswa, yang meliputiinteraksi belajar mengajar antara guru dengan siswa dalam pembelajaranberbicara, penilaian pembelajaran bercerita, baik berupa proses maupun hasil danhasil tes siswa baik sebelum maupun sesudah pelaksanaan tindakan.Penelitian ini dilaksanakan melalui dua siklus. Masing-masing siklusmembutuhkan 4 x jam pelajaran atau dua kali pertemuan. Indikator yang dinilaidalam aspek berbicara ini adalah lafal, diksi, kelancaran, isi cerita, dan ekspresi.Langkah-langkah metode permainan ialah: pertama, menjelaskan bentuk dan carabermain, serta menjelaskan pula tujuan yang ingin dicapai dengan permainan ini;kedua, kelas dibagi atas kelompok-kelompok.Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa nilai rata-rata keterampilanberbicara siswa setelah dilakukan tindakan meningkat. Dengan peningkatan nilairata-rata tersebut berarti pembelajaran dengan permainan bercerita dapatmeningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas X3 SMA Negeri 3Payakumbuh.Relevansi dengan simpulan penelitian direkomendasikan dua hal. Pertama,Kemampuan berbicara siswa perlu ditumbuhkembangkan. Kedua, metodepermainan bercerita hendaknya didayagunakan secara fungsional dalampembelajaran berbicara. %D 2009 %K KETERAMPILAN BERBICARA,PERMAINAN BERCERITA %L repounp34611 %A Fetriany Fetriany %T Peningkatan Keterampilan Berbicara melalui Permainan Bercerita Siswa Kelas X3 SMA Negeri 3 Payakumbuh %I Universitas Negeri Padang