%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Sadamsyah, Sadamsyah %A FEB, %B Pendidikan Ekonomi FEB UNP %D 2014 %F repounp:32095 %I Universitas Negeri Padang %T Analisis Efisiensi Modal Kerja Pada Koperasi Konsumsi Kota Padang Periode 2010 – 2012 %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/32095/ %X Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat perputaran kas pada Koperasi Konsumsi Kota Padang periode 2010 - 2012, (2) tingkat perputaran piutang pada Koperasi Konsumsi Kota Padang periode 2010 - 2012, dan (3) tingkat perputaran persediaan pada Koperasi Konsumsi Kota Padang periode 2010 - 2012. Jenis penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dan komparatif, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Koperasi Konsumsi di Kota Padang dengan 5 Koperasi sebagai sampel, data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan rugi laba dan neraca dari 5 Koperasi Konsumsi di Kota Padang selama periode tiga tahun yang dijadikan objek penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) rata-rata perputaran kas periode 2010 - 2012 pada Kopkar Taspen tergolong sangat efisien sebanyak 99.43 kali, Kopkar PLN tergolong efisien sebanyak 42.73 kali, Koperasi PKPRI Sumbar tergolong sangat efisien sebanyak 50.14 kali, Koperasi PDAM tergolong efisien sebanyak 43.69 kali dan KPRI UNP tergolong kurang efisien sebanyak 1.76 kali, (2) rata-rata perputaran piutang periode 2010 – 2012 pada Kopkar Taspen, Kopkar PLN, PKPRI Sumbar, Koperasi PDAM dan KPRI UNP tergolong kurang efisien masing-masing sebanyak 1.00 kali, 0.31 kali, 0.22 kali, 0.50 kali, dan 1.97 kali, dan (3) dan rata-rata perputaran persediaan periode 2010 - 2012 pada Kopkar Taspen tergolong sangat efisien sebanyak 26.33 kali, Kopkar PLN tergolong efisien sebanyak 6.23 kali, Koperasi PKPRI Sumbar tergolong cukup efisien sebanyak 3.13 kali, Koperasi PDAM tergolong sangat efisien sebanyak 12.59 kali dan KPRI UNP tergolong cukup efisien sebanyak 1.67 kali. Akhirnya disarankan (1) Perputaran piutang dapat ditingkatkan dengan melakukan pembatasan jangka waktu peminjaman, (2) Perputaran persediaan dapat ditingkatkan dengan menetapkan kebijaksanaan baru yang berkaitan dengan penjualan barang dagang, (3) Pendapatan dapat ditingkatkan dengan memperbesar volume usaha pada unit usaha yang memiliki kontribusi yang cukup besar sehingga akan meningkatkan laba, dan (4) Penelitian ini masih terbuka untuk dilanjutkan lagi agar diperoleh kesimpulan yang tidak bias dengan menambah jumlah objek penelitian.