Evaluasi Kualitas Air Minum Pada Depot Air Minum Isi Ulang di Kota Padang Tahun 2022

Eryeni, Syofia (2023) Evaluasi Kualitas Air Minum Pada Depot Air Minum Isi Ulang di Kota Padang Tahun 2022. Masters thesis, Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam.

[img]
Preview
Text
B.1_03_SYOFIA_ERYENI_18168011_2803_2023.pdf

Download (859kB) | Preview

Abstract

Air merupakan salah satu kebutuhan vital bagi manusia. Untuk memenuhi kebutuhan akan air minum, berbagai cara dilakukan manusia untuk mengolah air agar menjadi air minum yang layak dikonsumsi. Beberapa tahun terakhir, usaha Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) mengalami perkembangan yang pesat, namun perkembangan ini tidak diiringi dengan peningkatan kualitas air minum yang dihasilkan DAMIU. Data dari Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2018- 2020 menunjukkan terjadinya penurunan persentase DAMIU yang memenuhi persyaratan higiene sanitasi. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran kualitas air minum di Kota Padang secara mikrobiologis, menganalisis pelaksanaan higiene sanitasi depot air minum dan pelaksanaan pengawasan eksternal terhadap depot air minum di Kota Padang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan pada bulan Juni-Agustus 2022. Populasi sampel adalah semua depot air minum yang ada dikota Padang tahun 2022. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dan wawancara dilakukan dengan menggunakan formulir inspeksi sanitasi depot air minum sesuai Permenkes 43 tahun 2014. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) dari 54 depot yang diteliti, terdapat 11 DAMIU (20,4%) yang tidak terkontaminasi bakteri coliform. Sisanya 43 DAMIU (79,6%) air minum yang dihasilkannya terkontaminasi coliform. (2) DAMIU yang memenuhi persyaratan higiene sanitasi kesehatan sebanyak 29 depot (53,7%) sedangkan 25 depot lainnya (46,3%) tidak memenuhi persyaratan kesehatan. Penyebab terbesar berasal dari higiene penjamah yang buruk serta kualitas air minum yang dihasilkan yang tidak memenuhi baku mutu kesehatan. Belum ada satupun ditemukan penjamah yang mencuci tangan sebelum melakukan pelayanan dan belum ada penjamah yang diperiksakan kesehatannya secara rutin. (3) Pengawasan eksternal tahun 2022 dilakukan hanya sebesar 33,3%. Hal ini dikarenakan keterbatasan dana dan sumber daya yang ada di Dinas Kesehatan Kota Padang. Saran : agar pemilik DAMIU rutin memeriksakan kualitas air minumnya ke laboratorium terakreditasi, menyediakan tempat cuci tangan yang dilengkapi dengan kran air mengalir dan sabun cucitangan serta memeriksakan kesehatan petugas depotnya minimal sekali setahun. Instansi terkait diharapkan aktif memberikan edukasi dan pelatihan kepada pemilik depot dan penjamah agar higiene sanitasi depot air minum bisa terlaksana dengan baik, serta meningkatkan membangun jaringan perpipaan untuk distribusi air bersih ke masyarakat

Item Type: Thesis (Masters)
Contributors:
ContributionContributorsEmail
Thesis advisorBarlian, EriUNSPECIFIED
CorrectorDewata, IndangUNSPECIFIED
CorrectorHandayuni, LindaUNSPECIFIED
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Pasca Sarjana > Ilmu Lingkungan-S2
Depositing User: Mrs Risna Juita
Date Deposited: 04 Sep 2023 03:47
Last Modified: 04 Sep 2023 03:47
URI: http://repository.unp.ac.id/id/eprint/46362

Actions (login required)

View Item View Item