Peningkatan Remaja Ngelem pada Masa Pandemic Covid 19 di Kota Padang

Yuni S, Rahma (2022) Peningkatan Remaja Ngelem pada Masa Pandemic Covid 19 di Kota Padang. Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[img]
Preview
Text
A_4_RAHMA_YUNI_S_17058081_1626_2022.pdf

Download (364kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor atau alasan terjadinya peningkatan kasus remaja ngelem di kota padang pada masa pandemi Covid 19. Permasalahan ini dilatar belakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap terjadinya peningkatan kasus remaja ngelem di kota padang. Perilaku ngelem merupakan perilaku menghisap uap lem, zat pelarut atau zat cair lainnya yang mengakibatkan timbulnya keadaan mabuk atau halusinasi. Lem ini termasuk ke dalam kategori zat adiktif yang berbahaya, yang di dalamnya terkandung zat kimia yang dapat merusak sel-sel otak, menjadikan penggunanya tidak normal bahkan juga meninggal. Di kota padang kasus remaja ngelem sudah sempat ditekan 2 tahun berturut-turut pada tahun 2018-2019, di mana setahun sebelumnya kasus tersebut sangat tinggi namun sangat disayangkan kasus tersebut kembali meningkat pada tahun 2020 yaitu pada masa pandemi Covid 19. Maka menarik untuk melihat apa faktor atau alasan terjadinya peningkatan remaja ngelem pada masa pandemi Covid di kota padang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan strategi studi kasus. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori asosiasi diferensial atau differential association dari Edward H. Sutherland. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik snowball dengan informan remaja ngelem sebanyak 7 orang dan 10 orang dari kelompok-kelompok konvensional di masyarakat. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan studi dokumen, untuk memeriksa keabsahan data penelitian maka penulis menggunakan triangulasi data. Data ini dianalisis menggunakan pola analisis miles dan hubberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor peningkatan remaja ngelem disebabkan oleh beberapa alasan yaitu keluarga yang menganggap bahwa kasus ngelem tidaklah berbahaya, teman bermain, terjadi dilingkungan hunian dengan masyarakat yang apatis, serta hukum yang sederhana dan adanya peluang dan kesempatan dan culture shock

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi- Antropologi - S1
Depositing User: Arlianis
Date Deposited: 25 Aug 2022 07:07
Last Modified: 25 Aug 2022 07:07
URI: http://repository.unp.ac.id/id/eprint/39340

Actions (login required)

View Item View Item