Perbandingan Kadar Klorofil Pakcoy (Brassica rapa L.) yang Dibudidayakan Secara Hidroponik dan Konvensional pada Daerah yang Berbeda

Nurhaziela, Putri (2021) Perbandingan Kadar Klorofil Pakcoy (Brassica rapa L.) yang Dibudidayakan Secara Hidroponik dan Konvensional pada Daerah yang Berbeda. Skripsi thesis, Universitas Negeri Padang.

[img]
Preview
Text
A_04_PUTRI_NURHAZIELA_17032070_2189_2021.pdf

Download (324kB) | Preview

Abstract

Klorofil merupakan zat hijau daun paling nyata yang terdapat pada bagian tumbuhan. Klorofil juga pemberi warna pada alga dan bakteri fotosintetik. klorofil berperan sebagai antioksidan, mendorong detoksifiksi antikanker, antipenuaan Pigmen klorofil banyak terdapat pada sayur pakcoy. Pakcoy terkandung zat betakaroten yang tinggi yang dapat mencegah penyakit katarak. Dengan warna daunnya yang lebih hijau gelapdibandingkan jenis sawi hijau caisim, diduga bahwa kandungan klorofil pada daun pakcoy ini lebih tinggi dari jenis sawi hijau yang lain. Pakcoy dapat dibudidayakan menggunakan metode hidroponik dan non konvensional. Penelitian initelah dilakukan di Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Biologi Universitas Negeri Padang pada Bulan Januari-Maret 2020. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Analisa yang dilakukan : Kandungan Klorofil pakcoy. Sampel pakcoy hidroponik dan konvensional diperoleh dari Padang, Padang Panjang solok, Sawahlunto dan Padang Pariaman. analisis kandungan klorofil dilakukan dengan Metode Spektrofotometri. Dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil kandungan kadar klorofil pakcoy di daerah padang Hidroponik 9,118 dan Konvensional 7,067 mg/L, Padang Panjang hidroponik 22,230 mg/L dan konvensional 22,624 mg/L, Solok hidroponik 25,835 mg/L dan konvensional 11,241 mg/L, Sawahlunto 20,828 mg/L dan konvensional 16,163 mg/L, Padang Pariaman 26,361 mg/L dan konvensional 13,479 mg/L. Pada data tersebut terlihat kadar klorofil pakcoy hidroponik tertinggi terdapatpada daerah Padang Pariaman dan kadar klorofil pakcoy konvensional tertinggi terdapat pada daerah Padang Panjang. Kesimpulannya pakcoy yangdibudidayakan secara hidroponik umumnya lebih tinggi dibandingkan pakcoy yang dibudidayakan secara konvensional.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi - S1
Depositing User: Fitri Yelli
Date Deposited: 26 Oct 2021 02:48
Last Modified: 26 Oct 2021 02:48
URI: http://repository.unp.ac.id/id/eprint/34879

Actions (login required)

View Item View Item